Konfigurasi untuk Topologi Wireless Sederhana
Kali ini saya ingin share mengenai konfigurasi dari wireless campus network sederhana dengan menggunakan perangkat Cisco.
Ada tiga point yang ingin saya share disini, agar pembahasannya tidak kepanjangan dalam satu halaman, maka pembahasan konfigurasinya akan saya bagi menjadi empat bagian: pendahuluan, fungsi core switch (backbone switch), fungsi floor switch (access switch), dan fungsi Access Point.
Pendahuluan
Berikut adalah topologi jaringan wireless sederhana:
Untuk contoh topologi ini saya menggunakan perangkat:
Core switch (Layer 3 switch, semisal Catalyst 3560)
Access switch (Layer 2 catalyst, semisal Catalyst 2960)
Access Point (Cisco Access point, semisal Aironet AP-1240)
Berikut adalah point-point yang akan saya share:
1.Core switch berfungsi sebagai:
#Layer 3 switch dengan intervlan routing, disini terdapat tiga vlan: vlan user, guest, dan management
#DHCP server untuk client wireless
#Koneksi core switch/backbone switch ke floor switch menggunakan etherchannel
2.Floor switch, berfungsi sebagai:
#Layer 2 switch, dimana ada 3 vlan: vlan user, vlan guest, dan vlan management
3.Access point berfungsi sebagai:
#Radius Server Lokal.
#Mengijinkan akses beberapa vlan (vlan user, vlan guest, dan vlan management),
#Client wireless yang bisa mengakses jaringan dibagi mejadi dua, pertama user asumsinya bisa akses data/server plus akses internet sedangkan guest hanya diijinkan hanya akses ke internet
#User menggunakan WPA security dan LEAP autentification (disini menggunakan AP sekaligus sebagai Radius server untuk LEAP autentication. Sedangkan guest menggunakan WPA shared key.
Untuk pendahuluan saya rasa cukup. Pada tulisan berikutnya, saya akan share konfigurasi di Core Switch.
