Sangat menarik mengikuti perkembangan Cisco Emulator - GNS3 (Graphical Network Emulator).

gns3

Baru-baru ini dirilis Tutorial GNS3-0.5 oleh Mike Fuzner (version 1.0). Download tutorial lengkap GNS3 ini ada di link: http://downloads.sourceforge.net/gns-3/GNS3-0.5-tutorial.pdf?download

Tutorial ini menjadi panduan (hampir) lengkap untuk Graphical Network Emulator, saya katakan hampir lengkap karena ada satu topik yang belum dimasukkan untuk melengkapi apa yang bisa dilakukan oleh sebuah emulator dibandingkan dengan Router simulator yang ada sekarang ini.

Pertanyaannya masihkan perlu router simulator?

Ini emulator bos!!, mirip seperti vmware atau Virtual PC yang bisa mengemulasikan OS dan lingkungan virtual. Kalo yang ini mengemulasikan Cisco IOS dan FIX Firewall dalam lingkungan virtual di pc anda!!

Emulator dengan tampilan grafis ini jauh melampaui router simulator. Tampilan grafis memang memudahkan untuk visualisasi topologi network, jika terbiasa dengan commad line, sebenarnya dynagen telah lebih dari cukup.

Bagi yang belum familiar dengan Cisco Emulator dan GNS3 ini bisa mengawali dari link sbb:
http://www.ipflow.utc.fr/index.php/Cisco_7200_Simulator Dynamips – the actual emulator
http://www.ipflow.utc.fr/blog/ Dynamips blog
http://dyna-gen.sourceforge.net/ Dynagen (front end Dynamips, command line)
http://www.ipflow.utc.fr/bts/ Dynamips/Dynagen bug tracking
http://7200emu.hacki.at Hacki’s forum (forum diskusi)
http://www.gns3.net GNS3’s primary Web site (front end Dynamips, graphical)
http://wiki.gns3.net GNS3’s Wiki site
http://www.gns3-labs.com/ Share topologi untuk GNS3

Isu yang selama ini menjadi kekurangan (ada kekurangan??) mendorong orang lain untuk menyempurnakannya..inilah dunia open source, dimana setiap orang bisa berkolaborasi memperbaiki, melengkapi fitur2 yang ada.

Tutorial ini hampir lengkap dari mulai pengenalan GNS3, Quick GNS guide untuk pengguna Windows dan Ubuntu, bagaimana cara membangun topologi di GNS, dll termasuk solusi untuk isu-isu yang muncul terkait seperti bagaimana mengemulasikan host, idlepc, IOS compressed, capture paket, pemakaian cpu dan memori. (Yang sering dibahas di Hacki Forum)

Saya mencatat beberapa hal yang kerap menjadi isu terkait dengan kemampuan emulator ini adalah
1. Bagaimana mengemulasikan host dalam sebuah topologi yang kita buat.
2. Isu pemakaian CPU dan memori
3. Isu bagaimana mengemulasikan switch Catalyst (L2/L3)

Untuk point 1, secara minimal sebenarnya bisa diakali dengan membuat interface loopback sebagai pengganti host (yg memiliki ip addresss), cuma kalo kita membutuhkan kemampuan ping atau traceroute, biasanya digunakan VMware atau Virtual PC sebagai pengganti host atau menggunakan router sebagai host (yang bisa melakukan ping dan traceroute), cuma solusi ini memakan resources cpu yang cukup intensif padahal kebutuhannya cuma untuk bisa melakukan ping dan traceroute.
Disini diperkenalkan solusi menggunakan Virtual PC Simulator: VPCS (ini bukan Virtual PC buatan Microsoft ya), untuk difungsikan sebagai host pada topologi yang kita buat.
Link tools ini : http://wiki.freecode.com.cn/doku.php?id=wiki:vpcs.
Ini adalah program yang bisa jalan di Windows dan linux dengan fungsi terbatas, akan tetapi memiliki kemampuan yang penting untuk diposisikan sebagai host dalam topologi yang kita buat (bisa ping dan traceroute). VPCS ini dapat menghemat resource memori dan CPU. VPCS ini bisa mensimulasikan sampai 9 buah PC virtual. Mantap!!

Untuk point 2, terkait dengan isu pemakain CPU dan memori yang intensif, karena emulator ini menggunakan Cisco IOS & FIX, bergantung seberapa banyak router yang kita emulasikan, dan tipe router/IOS yang digunakan, akan memakan resourses yang intensif. Solusi pertamanya adalah dengan menggunakan idlepc, yang bisa mengurangi secara signifikan penggunaan cpu dan memori, cuma untuk FIX Firewall tidak ada konfigurasi idlepc seperti di IOS, sehingga emulasi FIX kerap akan memakan resources CPU hampir 100%. Oleh karena itu digunakan third-party software untuk mengontrol penggunaan CPU ini. Untuk windows bisa gunakan tools BES (http://mion.faireal.net/bes/) dan di linux menggunakan cpulimit (http://cpulimit.sf.net atau http://cpulimit.sourceforge.net). Tools ini bahkan bisa dipakai tidak hanya untuk membatasi pengunaan cpu untuk emulasi FIX Firewall bisa juga dipakai untuk membatasi penggunaan cpu untuk emulasi IOS (walaupun sudah diantisipasi dengan idlepc).

Untuk point 3, ini yang saya bilang kurang di manual ini adalah fitur emulasi switch catalyst (L2/L3). Di tutorial ini menyinggung mengenai etherswitch card (NM-16ESW), dengan fitur-fitur terbatas untuk mengemulasikan switch. Disini kita bisa menggunakan router 3725 dengan IOS (c3725-adventerprisek9-mz.124-15.T5.BIN) plus modul NM-16ESW, dengan kombinasi ini kita bisa mendapatkan semua fitur dari switch catalyst (L2/L3). Link tutorial terkait ada di: http://ccie-in-3-months.blogspot.com/search/label/dynamips

Kalo sudah seperti ini, rasanya buang-buang waktu kalau kita masih menggunakan router simulator untuk belajar cisco networking, selain router simulator itu berbayar dan fitur2nya yang sangat terbatas. Ini adalah emulator Cisco IOS dan FIX Firewall. Kita bisa buat topologi network yang kompleks di pc atau laptop kita, bisa dipakai belajar networking, bisa dipakai untuk mensimulasikan konfigurasi sebelum di deploy di live network, serta bisa jadi alat latihan lab untuk bisa ambil exam CCNA sampe CCIE.

Selamat belajar menuju CCIE!!.