Akses remote ke Cisco router/switch secara default menggunakan telnet. Dengan alasan sekuriti, kita membutuhkan komunikasi yang lebih aman, yakni dengan ssh.
Secure Shell (SSH) adalah program yang memungkinkan kita login ke mesin melewati jaringan, mampu mengeksekusi mesin secara remote, dan memindahkan file dari satu mesin ke mesin lain. Ssh memberikan autentifikasi dan komunikasi yang aman melewati jalur yang tidak aman. Ketika kita menggunakan ssh, semua sesi login, termasuk transmisi password dienkripsi maka dengan demikian lebih aman.
Saya googling dan menemukan artikel berikut di websiteCisco:
“Configuring Secure Shell on Routers and SwitchesRunningCiscoIOS”
Untuk bisa menerapkan akses ssh ke router/switch Cisco, saya mendapati hal-hal sebagai berikut:
*Ssh hanya mendukung autentifikasi dengan username dan password, tidak seperti akses telnet yang minimal hanya membutuhkan autentifkasi password untuk bisa akses ke mesin.
*Artinya saya harus meng’create username dan password terlebih dahulu.
*Saya perlu mengaktifkan aaa new model atau perintah login local dibawah line vty untuk autentifikasi username dan password.
*Membutuhkan hostname dan nama domain untuk bisa mengenerate key. Karena router menggunakan FQDN sebagai label di key pair.
*Maka ssh akan eksis secara default.
Pra kondisi: kita membutuhkan versi IOS minimal 12.1 (silakan cek dengan perintah sh version)
Berikut adalah tahapan untuk mengaktifkan ssh:
1.Pertama, kita perlu menset hostname
hostname mycisco
2.Kedua, kita perlu menset ip domain name
ip domain-name myciscolab.com
3.Ketiga, kita harus meng’enable aaa new-model atau menset login local di bawah line vty
aaa new-model
atau
line vty 0 4
login local
4.Keempat, kita perlu membuat user/password
username tes privilege 15 secret 0 testssh
5.Kelima, kita mesti mengenerate RSA keys
crypto key generate rsa
if you have RSA keys before you will receive a message, type yes
% You already have RSA keys defined named mycisco.myciscolab.com.
% Do you really want to replace them? [yes/no]: yes
it will ask for modulus size, 1024 is fine (it depends your security needs)
How many bits in the modulus [512]: 1024
6.Keenam, kita harus menset metode vty akses (bisa telnet dan ssh atau hanya bisa akses ssh saja), jika kita memilih hanya akses ssh dan meniadakan akses telnet.
line vty 0 4
transport input ssh
7.Ketujuh, dengan menggunakan putty (free) atau secureCRT (lisensi), masukan hostname atau ip address akses via ssh. Kita akan ditanyain username dan password. Login dan sukses.
Semoga membantu.
