Sosial[k]ita, PerjalananFebruary 16, 2005 7:52 am

Jadwal pesawat garuda ke Pontianak yang terbatas mengharuskan saya bangun jam 3.30 pagi agar bisa boarding jam 5.45, wuih…ditambah sejak malamnya jakarta diguyur hujan, muncul rasa was-was ngak bisa sampai ke bandara maklum jakarta mudah sekali ditimpa banjir.

Perjalanan pesawat hanya ditempuh dalam waktu 1 jam 12 menit, sedangkan persiapan plus perjalanan dari rumah ke bandara memakan waktu hampir dua kali lipat, ck..ck..ck..

Satu hal yang menarik ketika pertama kali menginjakkan kaki di Bandara Supadio Pontianak, suasananya begitu lain dengan di jawa. Yang saya dengar hanya ada dua bahasa yang mereka pakai, yakni bahasa Tio Ciu (china) dan bahasa Melayu. Keliatannya bahasa Indonesia hanya dipakai untuk komunikasi dengan para pendatang.

Dari bandara langsung menuju kantor yang berada di kompleks ruko di ayani mega mall yang baru di buka (diklaim sebagai mall terbesar di pontianak), satu-satunya mall yang ada bioskop & 21. Sama seperti di bandara, disini orang bicara kalau ngak bahasa tio ciu ya bahasa melayu
Yang menarik saking besarnya menarik minat banyak orang untuk datang, orang rela datang dari sambas dan charter beberapa bus sekedar ingin liat itu mall. Padahal mall itu masih banyak yang belum ditempati, coba apa yang mereka liat disana? banyaknya tulisan opening soon-opening soon di tiap lokasi.

Dari jam 8-9 pagi orang rela menunggu depan gerbang, antri ingin segera masuk, padahal mall baru buka jam 10-an. Parkir motor dan mobil penuh, bahkan sampai di depan kantor (letaknya agak ke dalam) kalau malam..wah..wah..

Sosial[k]itaFebruary 1, 2005 7:50 am

Ini bisa berupa coretan-coretan, catatan-catatan singkat, catatan perjalanan, eksplorasi hal-hal baru, apa yang terlintas sebelum dan saat ini, dan akan sayang jika dilewatkan begitu saja, semoga bisa menjadi inspirasi, motivasi dan pencerahan bagi saya. Amin