Access List antar VLAN di L3 Switch
Sudah lama nih ngak nulis lagi. Kali ini saya ingin share mengenai access-list antar VLAN.
Begini ceritanya, ada satu kasus di dimana di LAN nya dilakukan segmentasi menggunakan VLAN dengan alasan sekuriti, dll. Antara server farm, user dan manager dibedakan VLAN nya. Misalkan ada VLAN Server Farm, VLAN Manager dan VLAN User.
Skenarionya seperti ini:
1.Masing-masing pc di VLAN User dan VLAN manager hanya bisa akses ke Server via port http, ssh dan ping, selain itu di blok.
2.Pc di VLAN User dan VLAN Manager tidak boleh saling berkomunikasi kecuali untuk kebutuhan file dan printer sharing dan ping, selain itu di blok. Artinya masing-masing Manager dan User bisa saling share file dan printer.
Ilustrasinya sbb:
Konfigurasi sederhananya di cisco catalyst sbb:
Di Core Switch (L3 switch) dibuatkan switched virtual interface (SVI)
Create masing-masing VLAN:
VLAN Server Farm
VLAN 2
name VLAN_SERVER
VLAN Manager
VLAN 10
name VLAN_MGR
VLAN User:
VLAN 20
name VLAN_USR
Dibuatkan gateway untuk masing-masing VLAN menggunakan SVI:
Interface VLAN 2
ip address 10.1.2.254 255.255.255.0
description Gateway Server Farm
Interface VLAN10
ip address 10.1.10.254 255.255.255.0
description Gateway Manager
Interface VLAN 20
ip address 10.1.20.254 255.255.255.0
description Gateway User
Untuk sederhananya, di core switch diassign beberapa access port untuk User, Manager dan Server. Assign port di access switch sesuai dengan pembagian VLAN. Misalkan PC User konek ke port switch Fa1/0, PC Manager konek ke port switch Fa1/1, dan Server konek ke port switch Fa1/2
User:
interface Fa1/0
switchport mode access
switchport access vlan 20
Manager:
interface Fa1/1
switchport mode access
switchport access vlan 10
Server:
interface Fa1/2
switchport mode access
switchport access vlan 2
Sesuai skenario diatas, masing-masing PC user dan PC manager hanya bisa akses ke server via port http dan ssh, diluar itu di blok, dan Masing-masing PC User dan Manager bisa saling share printer dan file, diluar itu di blok.
Access list yang dibuat untuk VLAN User:
Extended IP access list FilterMGR-VLAN10
10 permit tcp host 10.1.10.100 host 10.1.2.100 eq www
20 permit tcp host 10.1.10.100 host 10.1.2.100 eq ssh
30 permit tcp host 10.1.10.100 host 10.1.20.100 eq 445
40 permit tcp host 10.1.10.100 eq 445 host 10.1.20.100
50 permit tcp host 10.1.10.100 host 10.1.20.100 range 137 139
60 permit icmp any any
Extended IP access list FilterUSR-VLAN20
10 permit tcp host 10.1.20.100 host 10.1.2.100 eq www
20 permit tcp host 10.1.20.100 host 10.1.2.100 eq ssh
30 permit tcp host 10.1.20.100 host 10.1.10.100 eq 445
40 permit tcp host 10.1.20.100 eq 445 host 10.1.10.100
50 permit tcp host 10.1.20.100 range 137 139 host 10.1.10.100
60 permit icmp any any
Apply access-list yang baru dibuat ke masing-masing SVI VLAN manager dan User:
SVI VLAN Manager:
Interface VLAN10
ip access-group FilterMGR-VLAN10 in
SVI VLAN User:
Interface VLAN20
ip access-group FilterUSR-VLAN20 in
Keterangan:
Tcp port 445 adalah port yang dipakai untuk file sharing (SMB)
Tcp port 137-139 adalah port yang dipakai untuk printer sharing
Satu hal lagi, jangan lupa, pastikan jika di client ada personal firewall (semisal windows firewall), pastikan di masing-masing pc user dan managernya, port tcp 137-139 dan 445 nya allow untuk beda segmen.
Troubleshooting:
Ada implisit deny di akhir masing-masing access list diatas. Artinya jika policy yang dibuat tidak memenuhi kriteria access list diatas maka selanjutnya paket akan di drop (implisit deny). Cuma untuk membantu memastikan/melihat bahwa acl yang kita buat dan di apply ke masing-masing interface itu sudah betul dan dicapture langsung di log cataksyt, ada perintah yang bisa digunakan untuk mengeceknya.
1.Aktifkan logging buffered di Core switch agar kita bisa liat langsung bekerjanya access list tersebut
SWCORE(config)#logging buffered informational
2.Tambahkan di baris terakhir dari access-list yang kita buat access-list deny ip any any log untuk melihat apakah list yang kita buat sudah sesuai keinginan.
Misalkan untuk VLAN User
Extended IP access list FilterUSR-VLAN20
10 permit tcp host 10.1.20.100 host 10.1.2.100 eq www
20 permit tcp host 10.1.20.100 host 10.1.2.100 eq ssh
30 permit tcp host 10.1.20.100 host 10.1.10.100 eq 445
40 permit tcp host 10.1.20.100 eq 445 host 10.1.10.100
50 permit tcp host 10.1.20.100 range 137 139 host 10.1.10.100
60 permit icmp any any
70 deny ip any any log <——- tambahkan
3.Coba lakukan tes koneksi dari pc user ke manager atau sebaliknya. Misalkan di manager port telnetnya kebuka, coba lakukan telnet dari pc user ke pc manager, maka di layar catalyst akan muncul lognya.
Semuga uraian ini membantu. Terima kasih.
